10 Cara Mengatasi Anak yang Suka Mencuri

0

Bagaimana sih respon orang tua jika mengetahui anaknya suka mencuri? Tentunya hal ini akan membuat kaget bahkan ada rasa tidak percaya pada hati orang tua dengan sikap anak melakukan perbuatan yang tercela tersebut. Selain itu, orang tua dapat merasakan bersalah karena tidak dapat mengurusi anak dengan benar sehingga anak menjadi suka mencuri. Semua orang tua tentunya menginginkan anak yang soleh serta menurut kepada orang tua. Berikut beberapa tips dari kami, cara mengatasi anak yang suka mencuri.

1. Bertanya kepada Anak

Image: https://www.tehsariwangi.com

Cara mengatasi anak yang suka mencuri pertama adalah dengan cara kita menanyakan langsung kepada si kecil mengenai alasannya mengapa melakukan hal tersebut. Bila ketika kecil saja anak sudah berani mencuri, hal ini ditakutkan dapat terjadi kembali ketika sudah dewasa nanti. Maka dari itulah, orang tua perlu mengetahui penyebab anak suka mencuri. Ketika orang tua sudah mengetahui penyebabnya maka orang tua dapat bertindak dengan bijak untuk menghilangkan sifat suka mencuri pada anak.

2. Ajarkan tentang Kejujuran

cara mengatasi anak yang suka mencuri
Image: http://creativeparentingways.blogspot.com

Anak yang sudah diajarkan mengenai etika jujur sejak kecil pastinya dirinya tidak akan berani untuk mencuri barang yang bukan miliknya. Namun bila anak tidak diajarkan norma-norma kebaikan maka anak tidak akan mengerti dengan yang namanya dosa ataupun pahala. Dalam hal ini, orang tua perlu mengajarkan anak sedini mungkin tentang pentingnya kejujuran serta akibat dan hasil didapatkan bila melakukan jujur dimana pun berada.

3. Ajarkan Ilmu Agama

Image: https://www.orami.co.id/

Salah satu pelajaran ataupun karakter yang wajib diajarkan orang tua kepada si kecil adalah mengenai ilmu agama. Bila orang tua tidak pandai mengenai ilmu agama maka ada baiknya bila orang tua mengajak anak ke sekolah agama ataupun mengikuti penggajian. Ketika anak sudah tertanam ajaran agama sedari kecil pastinya anak mempunyai karakter saling menyayangi antara satu dengan yang lain. Selain itu, dirinya akan takut untuk melakukan perbuatan keji karena takut dengan dosa.

4. Memilih Lingkungan yang Baik

image: dunia-anak.com

Hal yang menentukan apakah anak menjadi anak yang baik ataupun anak yang bandel adalah lingkungannya sendiri. Ibaratnya pepatah, jika anak tumbuh di lingkungan yang taat beragama pastinya anak akan mengikuti keluarganya untuk belajar agama dengan giat. Namun, akan berbeda bila anak tumbuh di lingkungan keluarga yang suka bertengkar tentunya anak tidak akan malu untuk berantem, memukul orang lain ataupun mencuri. Oleh karena itu, orang tua perlu melihat kondisi lingkungan rumah, bermain ataupun sekolah si kecil dengan detail agar orang tua cepat untuk mengambil tindakan.

5. Ajak Kegiatan Positif

Image: http://konsultankeluarga.com

Anak yang suka mencuri pastinya adalah anak yang pintar karena anak dapat membuat strategi dengan baik untuk mendapatkan benda yang diinginkannya. Dalam hal ini, orang tua perlu mengarahkan anak agar menjauhi kebiasan buruknya dengan cara mengajak anak untuk melakukan kegiatan positif seperti menekuni bakat yang dimilikinya. Selain itu, anak dapat mengetahui jati dirinya dengan baik dan dapat melampiaskan emosi melalui kegiatan yang positif. Di samping itu pula, anak dapat lupa dengan kebiasaan buruknya tersebut.

Baca Juga: 11 Tantangan Parenting dan Cara Menghadapinya

6. Penuhi Kebutuhan Anak

Image: abiummi.com

Dalam hidup ini pastinya tidak semua anak dilahirkan dari orang tua kaya dengan banyak uang. Akan tetapi bila anak lahir dari keluarga yang serba kekurangan pastinya anak akan hidup secara terbatas. Lalu, bagaimana bila ingin memenuhi kebutuhan sang anak? Tentunya bagi semua orang tua, orang tua akan melakukan berbagai cara agar kebutuhan anaknya terpenuhi dengan baik khususnya kebutuhan kasih sayang dan cinta yang tidak terbatas. Akan tetapi, bila anak tidak terpenuhi kebutuhannya pastinya anak akan mencoba jalan untuk memenuhi kebutuhan tersebut dengan cara mencuri milik orang lain. Dalam hal ini, orang tua perlu jeli dan peka tentang kebutuhan yang anak butuhkan.

7. Batasi Menonton TV

Image: http://papasemar.com

Hal yang kita tonton di TV sendiri nyatanya tidak semuanya baik untuk ditonton oleh anak. Maka dari itulah, orang tua perlu memberikan batasan kepada anak untuk menonton TV. Saluran yang ditayangkan di TV nyatanya sudah dikategorikan dalam beberapa usia. Maka dari itulah, anak hanya perlu menonton saluran TV berdasarkan usianya. Akan tetapi, jika anak menonton saluran TV kategori dewasa tentunya anak akan melihat beberapa adegan yang tidak pantas untuk dilihat oleh anak di bawah umur. Dengan begitu, anak akan mencoba mempraktekkannya di dunia nyata.

8. Batasi Bermain Gadget

Image: https://www.orami.co.id

Di zaman era modern seperti ini, teknologi sudah berkembang dengan pesatnya khususnya pada gadget. Sekarang ini pun anak kecil sudah dapat memainkan  smartphone dengan baik. Ketika anak sudah berhadapan dengan handphone pastinya anak dapat menjadi kecanduan sehingga anak tidak bisa dilepaskan dari handphone. Lalu apabila anak dipisahkan dari handphone pastinya beberapa anak akan memberontak bahkan ada yang berusaha untuk mencuri handphone milik orang lain untuk menjadi miliknya sendiri. Tentunya hal ini tidaklah bagus. Orang tua perlu memberi tegas kepada anak agar bermain handphone tidak sepanjang waktu. Selain merusak mata, anak pun menjadi tidak peduli dengan lingkungan sekitarnya. Hal inilah yang menyebabkan anak untuk malas bermain keluar rumah.

9. Menghabiskan Waktu Bersama

Image: www.kitamuda.id/

Cara lain untuk mengatasi anak yang suka mencuri adalah dengan cara menghabiskan waktu bersama anak. Anak yang jarang menghabiskan waktu bersama orang tua biasanya memberontak dengan cara melakukan suatu tindakan nakal yang mana salah satunya adalah mencuri. Kondisi seperti inilah yang membuat orang tua merasa bersalah. Orang tua sibuk pun pastinya karena untuk memenuhi kebutuhan anaknya sendiri. Akan tetapi, bila orang tua pandai mengatur waktu kerja dan waktu bersama keluarga tentunya anak akan menjadi pribadi yang baik.

10. Beri Pujian

Image: wajibbaca.com

Pastinya banyak anak yang suka sekali bila dipuji oleh orang tua. Pujian tersebut diberikan oleh orang tua karena anak dapat menunjukkan sebuah prestasi yang membanggakan. Sebuah prestasi itu sendiri tak melulu harus berupa hadiah tetapi sebuah pujian yang terucap dari ayah dan bunda tentunya merupakan hal yang paling membanggakan bagi si kecil. Bila orang tua memanggil anak dengan sebutan yang aneh bahkan panggilan yang  sangat  melukai hati tentunya anak tidak akan peduli kepada orang tuanya. Dengan begitu, anak akan menunjukkan sikap nakalnya karena merasa dirinya tidak diperhatikkan ataupun merasa tidak disayang oleh orang tua.

Seorang anak yang suka mencuri tentunya dapat berubah dengan sendirinya bila orang tua menuntun serta mengajarkan anak tentang sebuah kebaikan. Namun akan berbeda bila orang tua hanya bisa menyalahkan ataupun memberikan reputasi buruk kepada anak yang mana pastinya anak akan menjadi semakin nakal. Dalam hal ini, lingkungan juga mempengaruhi perkembangan pertumbuhannya si kecil. Bila orang tua ingin anak tumbuh dengan ilmu agama yang kuat maka orang tua harus ikut serta membimbing anak. Orang tua sendiri adalah kunci sukses keberhasilan seorang anak ketika dewasa nanti. Maka dari itulah, menjadi orang tua bukanlah hal yang mudah untuk dilakukan.

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Leave A Reply

Your email address will not be published.