12 Aktivitas Menyenangkan untuk Persiapan Anak Masuk TK

0

Transisi memasuki masa taman kanak-kanak (TK) bisa menjadi suatu tantangan besar bagi Anda dan anak Anda. Transisi ini berarti anak Anda akan memulai satu fase baru dengan dunia yang juga baru baginya. Ia akan mulai belajar mandiri dan mungkin akan mengurangi ketergantungannya pada Anda. Ini akan membawa perubahan yang menarik sekaligus bisa menimbulkan kecemasan. Sebagai persiapan anak masuk TK, dalam rentang waktu sebelum masa sekolahnya dimulai, Anda bisa melakukan kegiatan-kegiatan yang bersifat menyenangkan bersama anak Anda agar ia siap menghadapi tantangan baru untuk masa sekolahnya nanti. Apa saja kegiatan yang dapat membantu persiapan anak masuk TK, yuk baca artikel ini untuk tahu lebih lanjut.

1. Membangun percakapan dua arah sesering mungkin dengan anak Anda

percakapan-dua-arah-bersama-anak
pexels.com

Interaksi yang intensif dengan orang tua membantu memperbanyak kosakata anak-anak. Cobalah membangun percakapan dua arah dengan anak Anda kapan saja dan di mana saja. Semakin banyak kata yang diketahui anak Anda, semakin besar kemungkinan ia akan menjalani kehidupan sekolahnya dengan baik.

2. Membaca buku

baca-buku-bersama-anak
pixabay.com

Membacakan buku pada anak-anak membuat mereka belajar tentang banyak hal yang bagi orang dewasa mungkin terkesan sangat sepele. Anak-anak bisa belajar cara memegang buku dan membaca dari kiri ke kanan (sebagaimana sistem penulisan di Indonesia). Membacakan buku juga bisa melatih daya imajinasi anak-anak; mereka mungkin akan mulai membayangkan bagaimana kelanjutan kisah yang Anda bacakan. Jangan lupakan pula bahwa mereka bisa menemukan dan belajar tentang kata-kata baru. Jadi, mulailah membacakan buku pada anak Anda.

3. Mempraktekkan tugas-tugas mandiri yang sederhana

anak-makan-di-kantinSelama anak di sekolah, Anda tidak mungkin terus berada di sampingnya dan membantunya mengerjakan sesuatu. Mulailah mengajarinya untuk melakukan hal-hal sederhana seperti di bawah ini:

  • Pergi ke kamar mandi (termasuk membuka dan memasang celana/rok)
  • Memakai baju dan sepatu
  • Menyiapkan kotak makan siang
  • Melakukan hal sederhana yang membutuhkan 2-3 langkah, misalnya membuka sepatu dan meletakkannya di rak sepatu

Anak Anda juga perlu mengetahui nama lengkapnya dan nomor telepon Anda sebagai persiapan jika terjadi situasi darurat.

4. Melakukan geladi resik

anak-ikut-gladi-resik
jwcdaily.com

Bermain sekolah-sekolahan di rumah adalah ide yang bagus. Bersama anak Anda, buatlah salam atau gestur jabat tangan unik yang bisa dilakukan saat Anda mengantar dan menjemputnya ketika masa sekolah sudah dimulai. Jika kebetulan Anda mengenal satu atau beberapa anak yang nanti akan menjadi teman sekolahnya, rencanakan sebuah play date untuk mereka. Yang terpenting, bangunlah antusiasmenya untuk masa sekolah yang akan dijalaninya.

5. Bermain disertai belajar

bermain-dan-belajar
4cforchildren.org

Anak-anak bisa belajar saat bermain. Cobalah menyisipkan pengetahuan baru saat anak Anda bermain dan bantu ia untuk memperluas cakrawala berpikirnya. Contoh sederhana di bawah ini bisa Anda katakan saat ia bermain mobil-mobilan.

  • Tahu tidak sebutan bagi orang-orang yang memperbaiki mobil? Mereka disebut mekanik. Maukah kamu bermain jadi mekanik?
  • Bagaimana kalau kita coba menggambar mobil?
  • Ayo kita buat mobil-mobilan sendiri.
  • Sekarang ada berapa banyak mobilmu?
  • Coba tunjukkan mana saja mobil yang berwarna hijau.

6. Praktek berhitung dan mengenal hal-hal sederhana

anak-anak-belajar-bersama
pixabay.com

Anda bisa mulai mengenalkan angka dan huruf pada anak Anda. Mulai dari hal yang paling sederhana saja, misalnya berhitung sampai sepuluh dan bagaimana cara menulisnya, serta mengenalkan huruf-huruf dan cara pengucapannya. Selain itu, kenalkan juga pada bentuk-bentuk benda dan warna.

Catatan: Tidak perlu mengajarinya dengan terlalu mendetail karena pada dasarnya, di TK anak-anak tidak difokuskan untuk belajar hal-hal yang bersifat akademik, tetapi lebih pada kemampuan bersosialisasi dan berkomunikasi.

7. Melakukan field trip

anak-anak-pergi-wisata
fpionline.org

Penelitian menunjukkan bahwa anak-anak yang memiliki keragaman pengetahuan dasar kelak akan tumbuh dengan kosakata yang lebih kaya dan kemampuan membaca yang lebih baik. Jadi sebenarnya, pengalaman sederhana seperti pergi ke kebun binatang atau berbelanja di pasar tradisional juga terhitung sebagai persiapan memasuki fase sekolah bagi anak Anda. Pengalaman-pengalaman itu akan memperkaya wawasannya.

8. Latihan untuk mengembangkan kemampuan motorik

anak-anak-bermain-bola
blog.playo.co

Untuk mengembangkan kemampuan motorik dibutuhkan latihan berulang-ulang. Ada dua aspek kemampuan motorik, yaitu kemampuan motorik halus (fine motoric skill) dan kemampuan motorik kasar (gross motoric skill). Kemampuan motorik halus adalah kemampuan untuk mengkoordinasikan gerakan otot-otot kecil, biasanya melibatkan sinkronisasi tangan atau jari-jemari dengan mata. Kemampuan motorik kotor adalah kemampuan untuk mengkoordinasi gerakan otot-otot lengan, kaki, dan otot-otot besar lainnya.

Menggambar garis, kurva, atau bentuk-bentuk sederhana lainnya bisa menjadi salah satu bentuk latihan yang Anda terapkan untuk mengembangkan kemampuan motorik halus anak Anda. Menggunting juga termasuk latihan yang bagus. Sedangkan untuk kemampuan motorik kasar, Anda bisa mengajaknya melompat, meloncat, berlari, menendang bola, dan menangkapnya. Perhatikan keseimbangan dan koordinasi tubuhnya saat ia melakukan latihan-latihan itu.

9. Meningkatkan kemampuan untuk bersosialisasi

(pixabay.com)

Biarkan anak Anda bermain dengan teman-teman sebayanya. Ia perlu belajar tentang menunggu giliran, berbagi, mendengarkan tanpa menyela orang yang sedang berbicara, dan bekerja sama dengan orang lain. Selain itu ia juga bisa belajar tentang perasaan. Bantu ia untuk memahami perilaku-perilaku yang baik dan tata krama, seperti mengucapkan kata tolong dan terima kasih.

10. Belajar untuk bertanggung jawab

anak-belajar-bertanggung-jawab

Anda bisa mulai mengajarkan tentang konsep tanggung jawab dengan hal-hal sederhana. Biarkan anak Anda membereskan sendiri mainannya atau meletakkan baju-baju kotornya di tempat yang seharusnya. Dukungan Anda diperlukan agar ia paham konsep tanggung jawab sebagai konsekuensi dari setiap tindakannya.

11. Mulai menyesuaikan jadwal tidurnya

(pexels.com)

Kira-kira sebulan sebelum hari pertama anak Anda masuk TK, mulailah membiasakannya untuk tidur dan bangun pagi secara teratur sesuai dengan jadwal sekolahnya.

12. Berbelanja kebutuhan-kebutuhan sekolah

(pixabay.com)

Pergilah berbelanja bersama anak Anda. Ini akan jadi saat yang menyenangkan baginya. Guru di TK mungkin akan memberikan daftar barang-barang apa saja yang akan ia butuhkan, tetapi biarkan ia yang memilih bentuk atau warna yang sesuai dengan selera dan keinginannya.

Persiapan Anak Masuk TK

Sebagai orang tua, Anda mungkin perlu pula melakukan persiapan sebelum anak Anda masuk TK, seperti beberapa hal di bawah ini:

1. Membuat rencana kunjungan ke TK yang menjadi calon sekolah anak Anda

Jika Anda mengalami kecemasan tentang masa sekolah pertama anak Anda, ini akan membantu Anda. Mengetahui bahwa anak Anda akan pergi ke tempat yang lingkungannya kondusif atau bahwa ia akan dikelilingi oleh orang-orang baik bisa membantu meredakan atau mengurangi rasa cemas tersebut. Akan lebih baik jika anak Anda ikut serta. Mengunjungi calon sekolahnya juga akan membantunya merasa lebih siap untuk memulai masa sekolah. Jika memungkinkan, usahakan pula untuk bertemu dengan calon gurunya.

Beberapa sekolah mungkin memiliki program orientasi yang mencakup semua hal di atas. Namun jika tidak, sebaiknya rencanakan kunjungan ini sebelum masa sekolah dimulai.

2. Membuat perhitungan waktu yang kira-kira Anda butuhkan untuk rutinitas pagi hari

Saat masa sekolah dimulai, Anda akan melakukan banyak hal setiap pagi. Mulai dari menyiapkan anak Anda untuk pergi ke sekolah, membuat sarapan untuk seluruh keluarga dan bekal makan siangnya, sampai mengantarnya ke sekolah. Anda bisa mulai mengira-ngira total waktu yang diperlukan untuk melakukan semua hal tersebut. Anda juga bisa melakukan simulasi rutinitas pagi hari Anda. Ingatlah bahwa pada prakteknya Anda mungkin akan membutuhkan waktu lebih lama dari yang sudah diperkirakan.

3. Membangun hubungan baik dengan guru di TK anak Anda

Begitu masa sekolah dimulai, guru akan berperan sebagai penanggung jawab bagi anak Anda selama ia berada di sekolah. Maka, sudah sewajarnya Anda membangun hubungan dan komunikasi yang baik dengan guru anak Anda.[*]

Sumber:

brighthorizons.com

notjustcute.com

readbrightly.com

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Leave A Reply

Your email address will not be published.