14 Cara Mengatasi Anak Agresif Agar Mudah Diatur

0

Setiap anak dilahirkan ke dunia ini dengan berbagai karakter yang berbeda-beda. Ada anak pendiam, ada anak periang, ada anak yang sangat aktif dan ada pula anak yang sangat agresif dalam segala hal. Sifat yang tumbuh pada seorang anak tentu saja disebabkan oleh faktor lingkungan serta ajaran dari orang tua. Ketika anak tumbuh di lingkungan yang sangat baik tentu saja anak akan memiliki karakter yang sangat baik juga. Namun bila anak tumbuh di lingkungan yang sangat rusak tentu saja anak akan bisa terbawa ke dalam sifat yang buruk. Oleh karena itulah orang tua harus mengawasi anak dengan baik khususnya teman bermainnya. Namun apa jadinya bila anak menjadi sangat agresif bahkan sulit diatur. Tentu saja hal ini akan merepotkan bagi orang tua untuk mengaturnya. Berikut ini cara mengatasi anak agresif agar mudah diatur.

1. Berikan Pujian

Cara Mengatasi Anak Agresif
Image : ributrukun.com

Cara mengatasi anak agresif yang pertama adalah dengan cara memberikan pujian. Pastinya setiap orang dewasa ataupun anak-anak sangat menyukai bila dipuji. Sebuah pujian diberikan kepada anak-anak sangatlah baik untuk perkembangan otak serta psikologinya. Ketika orang tua memberikan sebuah pujian kepada anak tentu saja hal ini akan terekam pada otak anak. Bahkan hal inilah yang membuat anak terus berusaha agar terus mendapatkan sebuah pujian dari orang tua ataupun orang lain. Berikanlah sebuah pujian kepada anak bila anak melakukan sebuah kegiatan yang sangat baik. Dengan hal tersebut, agresif pada anak bisa menghilang bila anak sudah mempercayai orang tua.

2. Orang Tua Memberikan Contoh yang Baik

Image : wajibbaca.com

Ibarat buat tak akan jatuh dari pohonnya. Dalam hal ini orang tua adalah guru di dalam keluarga. Orang tua adalah seseorang yang akan terus diikuti oleh setiap anak di dalam rumah. Ketika orang tua mencontohkan hal yang buruk seperti berteriak ketika memanggil orang lain tentu saja hal ini akan diikuti oleh anak seterusnya. Namun berbeda bila orang tua mencontohkan hal yang baik seperti berbicara halus kepada orang  yang lebih tua tentu saja hal ini akan terus diikuti oleh sang anak dan terekam oleh otak anak hingga dewasa. Maka dari itu, orang tua perlu berhati-hati melakukan suatu tindakan di depan anak sendiri.

3. Tidak Mengizinkan Anak Untuk Bermain

Image : iprice,id

Dalam masa proses pertumbuhan tentu saja anak membutuhkan waktu bermain yang banyak. Bermain sendiri juga membuat psikologi anak menjadi sehat dan gembira. Ketika seseorang sudah asyik bermain tentu memicu dirinya untuk lupa dengan segalanya. Nah, bila anak memiliki sifat agresif yang sangat tinggi. Maka salah satu cara agar anak mudah diatur adalah dengan tidak mengizinkannya untuk bermain dengan teman-temannya. Pastinya hal ini akan membuat anak menjadi sedih dan kecewa. Setelah itu, anak akan mematuhi perintah orang tua agar dirinya bisa bermain kembali dengan teman-temannya. Namun bila anak berbohong, salah satu cara agar anak mematuhi adalah melarang anak untuk bermain kembali.

4. Hukuman

Image : Tribunnews.com

Ada saatnya bila anak bertingkah sangat agresif bahkan sulit diatur. Dalam hal ini orang tua bisa memberikan sebuah ketegasan kepada anak dengan cara memberikannya sebuah hukuman. Sebuah hukuman tentu saja tidak baik bagi seorang anak khususnya pada emosionalnya bila diberikan secara terus-menerus dan akan diingat oleh anak hingga dewasa nanti. Oleh karena itu, pastikan hukuman yang diberikan kepada anak tidak terlalu keras ataupun menyebabkan luka pada badannya.

5. Sabar

Image : Wajibbaca.com

Salah satu solusi yang paling mudah dilakukan oleh orang tua untuk mengatasi anak agresif adalah dengan cara bersabar. Tentu saja setiap orang memiliki tingkat kesabaran yang berbeda-beda. Apalagi bila menghadapi seorang anak yang sangat agresif tentu saja orang tua harus memiliki tingkat kesabaran yang sangat tinggi. Seiiring dengan perkembangan waktu, sifat anak dapat berubah dan luluh dengan perintah orang tua.

6. Nasehat

Image : elmina.id

Cara mengatasi anak agresif yang lainnya adalah dengan cara memberi nasehat kepada anak. Ketika anak dinasehati oleh orang secara pelan-pelan tentu saja jarang sekali seorang anak untuk mendengarkannya. Namun berbeda bila orang tua menasehati anak dengan nada suara yang tinggi serta nyaring seperti macan ingin memakan mangsanya hal ini pastinya akan membuat anak mendengarkan bahkan patuh dengan perintah orang tua.

7. Ajarkan untuk Meminta Maaf

Image : mommiesdaily.com

Suatu kebiasaan yang diajarkan sejak kecil pastinya akan terbawa hingga dewasa nanti. Nah, sama halnya ketika orang tua mengajarkan anak untuk meminta maaf kepada siapapun bila melakukan kesalahan tentu saja hal tersebut tidaklah mudah. Namun orang tua perlu mengajarkan hal tersebut sedari dini bahkan bila perlu bersikap tegas kepada anak. Bila anak masih keras kepala, orang tua dapat memberikan ancaman kepada anak. Ketika diberikan sebuah ancaman biasanya anak akan patuh dan tunduk kepada orang tua.

8. Berbicara dari Hati ke Hati

Image : laspeechtherapysolutions.com

Ada masanya dimana seorang anak tidak bisa berbicara secara jelas  disaat anak seumuran yang lainnya sudah berbicara secara lancar. Hal ini pastinya disebabkan oleh beberapa faktor. Salah satunya adalah karena orang tua jarang mengajak ngobrol kepada anak. Pastinya hal ini akan berbeda bila orang tua rajin mengajak ngobrol kepada anak. Seorang anak akan pintar ketika mengucapkan sebuah kata serta banyak bicara tanpa mengenal waktu. Disisi lain, anak yang agresif dapat diatasi dengan cara orang tua selalu mengajak anak untuk berbicara setiap harinya. Bila perlu berbicara dari hati ke hati sehingga anak akan mempercayai orang tua dan berbicara sejujurnya dengan apa yang dirasakannya sekarang ini.

9. Ajak Berolahraga

Image : advancedcarechiro.com

Anak yang agresif pastinya memiliki keaktifan yang sangat tinggi. Dalam hal ini tentu saja orang tua harus menuntut anak ke suatu hal yang positif. Salah satunya adalah dengan cara mengajak anak untuk berolahraga. Disaat anak melakukan olahraga secara rutin pastinya tubuh kita akan mendapatkan banyak oksigen serta energi positif yang masuk ke dalam tubuh. Olahraga sendiri tidak hanya untuk orang dewasa namun juga perlu dilakukan oleh anak-anak.

10. Awasi Ketika Menonton TV

Image : novasee.com

Seiring dengan bertambahnya usia anak tentu saja anak akan mengenal dengan yang namanya televisi. Dengan menonton televisi anak akan mengetahui segalanya. Bahkan anak akan mengikuti hal yang ia tonton di televisi. Untuk itulah orang tua perlu melakukan pengawasan kepada anak terhadap apa yang ia tonton. Semua acara yang tampil di televisi sendiri belum tentu memberikan contoh hal yang baik buat anak. Sekarang ini kebanyakan acara  di televisi menampilkan acara khusus dewasa dibandingkan acara untuk anak-anak. Bila perlu, orang tua berdampingan dengan anak ketika sedang menonton televisi agar orang tua dapat memilih acara yang baik untuk anak atau berlangganan kabel televisi acara anak-anak. Namun dalam hal ini tentu saja orang tua harus mengeluarkan uang berlebih.

11. Ajarkan Tentang Kedisiplinan

Salah satu hal yang perlu diajarkan secara dini kepada anak agresif adalah tentang kedisiplinan. Seorang anak dapat dididik dengan mudah ketika dirinya masih kecil. Namun ketika sudah dewasa tentu saja anak akan sulit diatur karena dapat mengambil keputusan sendiri. Orang tua dapat mengajarkan kepada anak terhadap hal-hal yang mudah seperti membereskan mainan setelah bermain. Bila anak tidak mau untuk melakukan hal mudah seperti itu maka berikan sebuah ketegasan atau sebuah hukuman.

12. Tidak Memanjakan Anak

Ketika orang tua memiliki banyak uang dan mampu memberikan segala sesuatu hal kepada anak tentu saja hal ini merupakan suatu prestasi yang baik bagi seorang orang tua di depan anaknya. Namun berbeda bila orang tua tidak memiliki banyak uang namun hanya mampu menghidupi kehidupan sehari-hari dan tidak bisa membelikan semua hal yang diminta oleh anak tentu saja hal ini akan memiliki pandangan yang berbeda bagi seorang anak. Bila sedari kecil anak sudah dituruti dengan segala kemauannya tentu saja hal ini akan terbawa hingga dewasa nanti. Ketika anak tidak bisa mendapatkan apa yang diinginkannya bisa saja membuat dirinya menjadi lebih agresif. Namun berbeda bila anak yang sedari kecil diajarkan untuk menerima keadaan yang ada dan jarang menuntut ataupun meminta kepada orang tua pastinya anak tersebut akan memiliki mental yang kuat.Ketika anak masih kecil ada baiknya bila anak tidak dimanja. Untuk menolak hal yang diminta oleh anak ada baiknya bila orang tua memberikan alasan yang jelas dengan disertai bahasa yang dimengerti oleh anak.

13. Tidak Berbuat Kasar kepada Anak

Setiap anak pastinya akan suka bila orang tua memberikan kasih sayang bahkan menyempatkan waktu untuk bersama serta bermain. Bagi anak yang belum bisa bicara secara lancar biasanya mereka akan merespon atau memberikan informasi kepada orang tua dengan cara menangis ataupun berteriak. Tentu saja terkadang orang tua merasa kesal karena anak selalu menangis ataupun berteriak. Apalagi bila anak agresif sangat sulit diatur. Pastinya hal ini membutuhkan sebuah kesabaran tingkat tinggi. Dalam menghadapi anak agresif, hal yang perlu ditanamkan adalah jangan pernah berbuat kasar kepada anak. Ketika orang tua melakukan suatu hal yang kasar pastinya akan terus diingat oleh anak hingga dewasa. Bahkan anak akan menjadi lebih keras kepala kepada siapapun. Bahkan anak dapat tidak mempercayai lagi kepada orang tuanya hingga dewasa akibat orang tua selalu kasar kepada anak sejak kecil. Ketika orang tua berbuat kasar terhadap anak tentu saja hal ini membuat anak menjadi diam. Namun di balik hatinya hal ini akan membuat anak menjadi benci kepada orang tua sendiri.

14. Konsultasi ke Dokter

Cara mengatasi anak agresif yang terakhir adalah dengan cara berkonsultasi ke dokter. Bila orang tua merasa bahwa anak bersikap agresif yang tidak wajar maka waktunya untuk melakukan pengecekan kepada dokter. Hal ini bertujuan agar sifat agresif tidak terbawa hingga dewasa nanti. Penderita ADHD sendiri memiliki sifat agresif. Oleh karena itu, untuk mengetahui kondisi anak dengan pasti maka diperlukan konsultasi ke dokter agar dilakukan tindakan yang sesuai untuk anak. Penderita ADHD biasanya diobati dengan cara meminum obat medis, terapi serta membutuhkan banyak perhatian khususnya orang tua.

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Leave A Reply

Your email address will not be published.