7 Konsep Menata Rumah Agar Lebih Nyaman

0

Memiliki rumah yang tertata dengan rapi merupakan suatu kenyamanan tersendiri bagi sang penghuninya. Menjadikan rumah rapi dan nyaman tentu menjadi tantangan tersendiri bagi pemiliknya. Oleh karena itu ada beberapa prinsip dalam menata rumah yang bisa diterapkan, meliputi:

1. Kenali Zona Aktif dan Pasif

tidy-up-roomZona aktif adalah tempat dimana rumah selalu terlewati atau sering disentuh setiap hari. Zona aktif ini meliputi: pintu masuk, laci paling atas, rak tingkat, hingga lemari.
Sedangkan zona pasif adalah ruang yang lebih jarang digunakan di rumah. Contohnya, ruang tamu, garasi, atau ruangan tak terpakai lainnya.

2. Menata Wadah Agar Mudah Ditemukan

Jika kamu suka menaruh makanan, permen, atau snack, di dalam toples, gunakanlah toples transparan yang isinya bisa mudah dilihat oleh pandangan mata.

Keranjang sebenarnya bisa jadi salah satu alternatif untuk menyimpan buah-buahan.
Namun, apabila kamu tidak terlalu suka menggunakan wadah dan sesuatu yang terbuka, kamu bisa menggunakan wadah yang tertutup. Hanya kamu harus memastikan untuk menandainya dengan jelas.

3. Satukan Menurut Fungsinya

menyusun-tempat-penyimpananApabila di rumahmu memiliki kotak P3K (pertolongan pertama pada kecelakaan), di kotak tersebut kamu bisa sekalian menaruh obat, dan perlengkapan lainnya yang dibutuhkan dalam satu kotak.
Ketika kamu sudah mengatur barang-barang tersebut, kelompokkanlah semua yang diperlukan di tempat yang sama.

4. Membagi Perlengkapan

Keberadaan laci sangat dibutuhkan, untuk menaruh perintilan-perintilan yang biasa dipakai. Terutama yang bentuknya kecil, dan tidak terlalu besar.

Laci atau rak organizer juga berfungsi untuk menyimpan barang-barang, seperti: kunci, note, gunting, dan lain-lain.

5. Susunlah Secara Vertikal

refreshing-green-accents-at-contemporary-closet-with-tiled-flooring-which-is-coupled-with-mesmerizing-vertical-shoe-storage-which-is-colored-in-white-909x121Menyusun barang dengan letak horizontal biasanya akan membuat ruangan menjadi lebih sempit dan padat. Sebisa mungkin, hindahilah penataan semacam ini, dan lalukanlah dengan model vertikal sebagai alternatifnya.
Kamu bisa menggunakan penggantung pakaian yang diletakkan di dinding untuk menyimpan kain lap atau sapu. Kamu juga dapat menambahkan rak untuk menambah kapasitas lemari.

6. Pilihlah Wadah yang Tepat

Kamu pastinya tidak ingin jika beberapa dari barang berhargamu rusak karena salah menyimpannya di suatu tempat. Contohnya: file foto wisuda, foto keluarga, atau foto bersama orang terkasih.
Oleh karena itu, kamu bisa mengambil langkah-langkah pencegahan dengan memilih wadah penyimpananan yang sesuai dengan kebutuhan.

Foto dan segala sesuatu yang berbahan kertas harus dipastikan disimpan dalam wadah yang bebas asam, artinya kamu harus menaruhnya di album agar menghindari hal yang tidak kamu inginkan nantinya.

Sementara itu, sesuatu yang bersifat tekstil harus disimpan di dalam kotak penyimpanan yang dapat dimasuki udara atau tas yang memang dirancang untuk memenuhi kebutuhan tersebut.

7. Simpanlah Barang yang Berat di Tempat yang Rendah

headerKamu tidak perlu memaksakan menyimpan barang yang berat di tempat yang tinggi. Biasanya, orang akan menyimpan sesuatu yang berat di atas lemari, dan membiarkan mereka kesakitan dan mengeluarkan sekuat tenaga untuk menaruh atau mengambilnya.

Menyimpan barang di tempat yang sejajar juga bisa menghindari hal-hal yang tidak diinginkan jika terjadi sesuatu, misalkan: ketika bencana alam terjadi atau gempa, barang-barangmu tidak akan berjatuhan dan menimpa penghuni rumah karena diletakkan di tempat yang tinggi. Lebih baik mencegah bukan, dari pada menyesal kemudian.

Semoga konsep penataan di atas bisa memberikan gambaran atau bahkan solusi bagi kamu yang akan menata rumahmu.

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Leave A Reply

Your email address will not be published.