Cara Mengatasi Anak Broken Home

0

Siapa sih yang menginginkan untuk menjadi anak broken home? Tentu saja semua anak tidak menginginkan hal tersebut. Apalagi harus menerima kenyataan bahwa orang tua harus berpisah. Tentu saja hal ini akan membuat kasih sayang anak menjadi terbagi. Apalagi bila anak tinggal bersama ayahnya maka anak hanya akan mendapatkan kasih sayang dari seorang ayah saja. Sama halnya bila anak tinggal bersama ibu, tentu saja anak hanya akan mendapatkan kasih sayang dari sosok ibu saja. Hal inilah yang membuat anak tidak mendapatkan kasih sayang secara seimbang. Selain itu, perpisahan orang tua juga dapat membuat psikologi mental anak terganggu bila orang tua tidak dapat mengatasi anak dengan baik. Tentu hal ini akan sangat buruk bahkan membahayakan pertumbuhan anak. Oleh karena itu, orang tua perlu membimbing anak agar menerima keadaan tersebut. Selain itu, cara mengatasi anak broken home dengan anak normal lainnya tentu memiliki cara yang berbeda. Yuk simak di bawah ini.

Tidak Menunjukan Permasalahan di depan Anak

Cara mengatasi anak broken home yang pertama adalah tidak menunjukan permasalahan apapun di depan anak. Ketika orang tua sedang mengalami permasalahan biasanya mereka akan menunjukannya di depan anak tanpa disadari. Orang tua sendiri juga perlu mengetahui betul bahwa masalah yang ditunjukan kepada anak dapat membuat anak menjadi semakin stress. Bahkan anak dapat berpikir bahwa penyebab permasalahan itu sendiri adalah mereka. Sikap inilah yang perlu ditanamkan pada orang tua bahwa tidak baik menunjukan permasalahan apapun. Bila perlu selalu tunjukkan sikap bahagia agar anak tidak ikut terbebani memikirkan masalah yang ada.

Ajarkan Anak Untuk Berpikir Positif

Salah satu hal yang mesti dimiliki oleh anak broken home adalah selalu berpikir positif dalam berbagai hal. Beberapa anak broken terkadang berpikir bahwa penyebab dari perpisahan orang tuanya adalah mereka sendiri.  Padahal hal ini sangatlah salah. Anak sendiri bukanlah penyebab masalah dari adanya sebuah perpisahan. Ada beberapa hal yang menyebabkan sebuah keluarga pisah. Dalam hal ini, anak perlu dibimbing dengan pikiran positif bahwa hidup anak tidak akan hancur setelah orang tua pisah. Menanam pikiran positif pada seorang anak tentu saja sulit. Namun bila anak dijelaskan dengan jelas oleh orang tua, tentu saja anak dapat menerima kenyataan yang ada.

Ajarkan Anak Untuk Tidak Sedih Berlarut-larut

Ketika anak mengetahui jika orang tua mereka berpisah tentu saja hal ini merupakan bencana bagi anak. Apalagi kehidupan anak akan berubah 180 derajat setelah orang tua pisah. Tentu hal ini akan membuat anak semakin bersedih. Bahkan kesedihan tersebut hingga berlarut-larut dan mempengaruhi psikologi sang anak. Anak menjadi tidak pede atau sebaliknya anak menjadi sulit diatur karena dirinya merasa kekurangan banyak kasih sayang. Untuk itu, orang tua harus menjelaskan kepada anak bahwa perpisahan dari orang tua bukanlah hal yang perlu disedihkan. Namun menjadi sebuah pelajaran kepada anak itu sendiri.

Mengajak Anak Berlibur

Ada kalanya sebuah perpisahan kedua orang tua bukanlah akhir dari segalanya bagi seorang anak. Anak sendiri masih bisa bertemu dengan orang tuanya namun tentu tidak akan segampang pada saat orang tua bersama. Bila orang tua merasa anak masih belum menerima kenyataan yang ada, maka cobalah untuk mengajak anak berlibur bersama. Hal ini dapat mempererat kedekatan antara orang tua dengan anak. Cobalah lupakan dengan masalah yang ada. Hiburlah anak agar tidak menjadi sedih karena perpisahan pada kedua orang tua.

Menjadi Sahabat Buat Anak

Anak Broken Home sendiri pastinya membutuhkan seseorang yang dapat menampung segala curahan hatinya selama ini. Untuk itu, anak broken home membutuhkan orang yang tepat agar dirinya tidak masuk ke  jalan yang salah. Dalam hal ini orang tua harus memposisikan dirinya sebagai seorang sahabat bagi anaknya sendiri. Ketika seorang anak mulai mempercayai orang tua sebagai sahabatnya tentu saja hal ini membuat mudah orang tua mengenai isi hatinya saat ini.

Konsultasi

Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi anak broken home adalah berkonsultasi ke psikolog. Tentu saja psikolog akan mencoba mengambil hati dari anak broken home itu sendiri. Tidak semua anak yang berkonsultasi ke psikolog merupakan anak yang gila. Nyatanya dengan berkonsultasi ke psikologi sendiri berfungsi untuk melakukan treatment agar anak tidak menjadi trauma. Hal ini perlu dilakukan secara dini karena trauma bisa terbawa hingga ke dewasa nanti.

Menjaga Kerukunan

Ada beberapa keluarga yang sudah bercerai menjadi musuhan. Bahkan disisi lain malah ada yang membuat tali persaudaraan menjadi kuat. Tentu saja ketika persaudaraan semakin kuat setelah perceraian akan mempermudah anak bertemu dengan orang tuanya. Anak broken home sendiri masih memerlukan sebuah kasih sayang sehingga sebuah kerukunan harus perlu dicerminkan pada kedua orang tua. Ketika orang tua menunjukkan  sebuah perkelahian pastinya psikologi anak akan semakin kacau bahkan membuat anak semakin nakal dan sulit diatur.

Ajarkan Anak tentang Agama

Tentu saja setiap orang tua tidak menginginkan anaknya berada di jalan yang sesat apalagi setelah perceraian orang tua. Dalam beberapa hal khususnya psikologi anak tentunya akan mengalami beberapa perubahan khususnya emosinya. Bila anak mempunyai teman yang memberikan energi positif tentu saja dirinya akan menjadi anak yang baik. Namun berbeda bila anak memiliki teman dengan energi negatif pastinya hal ini akan merusak dirinya. Anak sendiri juga perlu dikenalkan dengan agama agar anak dapat mengetahui hal yang benar serta salah. Ketika anak mempelajari tentang suatu agama dan beribadah itu sama saja dirinya mendapatkan siraman rohani yang dapat menenangkan jiwa sang anak.

Mengajak Anak Untuk Ikut Kursus

Setiap anak pastinya dilahirkan untuk memiliki sebuah bakat . Bakat tersebut ada yang terlihat bahkan ada yang tersembunyi. Ketika orang tua mengetahui bakat anak dengan baik pastinya hal ini mempermudah orang tua untuk membimbing anak untuk menajamkan bakatnya. Caranya dapat dilakukan dengan cara mengikuti kursus. Dengan ini pelampiasan anak menjadi hal yang positif.

Meluangkan Waktu untuk Bersama

Beberapa anak broken home terkadang merasakan kesepian karena orang tua tidak dapat meluangkan waktu bersama  untuk anak. Padahal pada masa itu, anak sangat membutuhkan dukungan dari orang tua agar tidak terjadi sebuah ketepurukan yang amat berat. Hal yang paling dibutuhkan oleh anak adalah waktu untuk berkumpul. Dengan ini anak merasa bahwa dirinya tidak akan kekurangan kasih sayang. Namun ketika anak merasa kekurangan kasih sayang pastinya hal ini akan membahayakan psikologi sang anak.

Mengajarkan Kedisiplinan

Sebuah kedisiplinan tentu juga harus ditanamkan pada anak dalam keadaan apapun. Kedisiplinan sendiri bertujuan agar  anak mempunyai panduan ataupun aturan yang perlu dituruti. Ketika tidak ada  sebuah peraturan pastinya anak akan bertindak sebebasnya. Bahkan membuat anak semakin nakal dan tidak bisa dikendalikan. Mengajarkan anak sebuah kedisiplinan tentu bukanlah hal yang mudah. Ketika anak sulit untuk mematuhi sebuah peraturan maka orang tua perlu memberikan contoh yang baik agar anak dapat mengikuti.

Tidak Panik di Depan Anak

Salah satu hal yang perlu dilakukan oleh orang tua ketika menghadapi anak broken home adalah jangan pernah menunjukkan rasa kepanikan ataupun kesedihan di depan anak. Bersikaplah secara wajar di depan anak agar hati anak selalu menjadi gembira. Ketika orang tua terlihat panik tentu hal ini tentu akan membuat anak semakin penasaran dan curiga dengan permasalahan yang ada. Oleh karena itu jauhkan rasa panik dan berikan banyak cinta kepada anak anda sendiri.

Tidak Membicarakan Perceraian di Depan Anak

Hal yang perlu ditegaskan kepada orang tua adalah jangan pernah membicarakan sebuah perceraian di depan anak. Tentu saja sebuah perceraian pada kedua orang tua merupakan hal yang sangat menyakitkan bagi anak. Ketika orang tua bercerai, anak merasa kasih sayangnya tidak akan terpenuhi dengan penuh. Oleh karena itu, orang tua perlu berhati-hati saat bertingkah di depan anak agar anak tidak menjadi hancur psikologinya.

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Leave A Reply

Your email address will not be published.