Cara Mengatasi Anak Cerewet dengan Tepat

0

Pada masa pertumbuhan pastinya orang tua akan melewati masa dimana sang anak akan selalu bertanya kepada orang tua. Tentu saja hal ini akan membuat orang tua jengkel bahkan lelah untuk menjawab setiap pertanyaan oleh anak. Anak menjadi cerewet tentu saja merupakan hal yang wajar karena anak masih dalam proses pertumbuhan.  Memori otaknya tentang pengetahuan dunia sekitar masih terbatas sehingga anak membutuhkan banyak masukan dari orang tua. Untuk itulah orang tua harus bersikap sabar dalam menghadapi sang anak. Namun tidak semua orang tua menyukai anaknya terlalu cerewet. Mau tahu bagaimana cara mengatasi anak cerewet dengan mudah. Yuk simak di bawah ini.

Jawab Pertanyaan Anak

Cara mengatasi anak cerewet yang pertama adalah dengan cara menjawab pertanyaan anak agar anak menjadi tahu dengan apa yang ditanyakannya. Tentu saja hal ini akan membuat lelah orang tua karena terlalu banyak pertanyaan yang diajukan oleh anak. Untuk itu, orang tua harus menjawab dengan tegas dan sedetil  mungkin agar anak tidak bertanya kembali. Bertanya adalah hal wajar bagi seorang anak. Namun bila anak terlalu diam dan pasif tentu saja hal ini merupakan hal yang tidak wajar maka sebaliknya orang tua perlu aktif untuk mengajak anak banyak bicara. Hal ini untuk memancing anak banyak bicara.

Mengajarkan Anak Tentang Etika

Ketika anak sedang aktif-aktifnya banyak bertanya kepada orang tua. Maka inilah waktunya untuk orang tua mengajarkan anak tentang etika. Ajarkan anak untuk bersikap secara sopan ketika bertanya kepada orang tua. Selain itu, Ajarkan juga bahwa tidak semua hal harus ditanyakan kepada orang tua karena ketika dewasa anak akan mengetahui. Bila perlu orang tua memberikan alasan yang jelas dengan bahasa yang dimengerti oleh anak. Hingga akhirnya anak akan mengetahui waktu dan kapan dirinya harus bertanya tanpa kelewat batas. Hal ini tentu sangat sulit diajarkan oleh anak yang baru belajar mengenal dunia. Namun bila diarahkan dengan cara yang tepat tentu saja anak akan bisa terbiasa.

Ajarkan Kode Rahasia

Anak pastinya sangat menyukai untuk bermain. Kadang kala anak akan berbicara sepuas hatinya bahkan dapat melukai perasaan orang lain. Dalam hal ini tentu saja orang tua perlu memberikan ketegasan kepada anak agar tidak bertindak ataupun berbicara kotor kepada orang lain. Maka dari itu, orang tua harus mengontrol emosi dan perilaku anak dengan cara memberikannya sebuah kode rahasia. Ajarkan anak sebuah kode rahasia yang mana hanya dimengerti oleh orang tua dan anak. Contohnya seperti meletakkan jari telunjuk di depan bibir yang menandakan bahwa anak harus diam. Tentu dengan cara ini anak akan mudah mengerti.

Melihat Sisi Positif

Tak selamanya anak yang cerewet adalah sesuatu yang merepotkan bagi orang tua. Anak yang cerewet tentu saja merupakan anugerah dari Tuhan karena anak dapat tumbuh dengan sehat dan berkembang dengan cepat. Namun akan berbeda bila anak berkembang dengan lambat. Tentu saja memori otaknya dan kelancaran berbicaranya akan berbeda dengan anak lainnya. Bila anak terus berbicara tanpa mengenal waktu maka orang tua perlu mengapresiasi hal tersebut. Beberapa orang tua yang memiliki masalah dengan anak yang lambat berbicara pun harus bersusah payah untuk melakukan konsultasi agar anak bercoleteh dengan cerewet. Tentu saja anak yang cerewet merupakan anugerah dari Tuhan yang tak ternilai harganya dan merupakan hal alami pemberian dari Tuhan.

Tidak Panik

Kadang kala orang tua kaget dengan tingkah laku anaknya yang mana di luar kepala orang dewasa. Hal inilah yang membuat orang tua menjadi bingung untuk menjawab pertanyaan yang ditanyakan oleh anak. Tentu saja orang tua bisa menjadi panik bila tidak bisa menjawab karena takut dapat mengecewakan sang anak. Dalam hal ini tentu orang tua harus menjauhkan sikap panik di depan anak agar anak bisa mempercayai orang tuanya sendiri. Bersikap tegaslah di depan anak dan jawablah pertanyaan dengan bahasa yang anak mengerti.

Tidak Membatasi Anak

Anak yang cerewet tentu saja disebabkan karena dirinya ingin mengetahui hal yang ada di sekitarnya. Untuk itulah anak akan bertanya kepada orang tua tanpa ada habisnya. Bahkan ada beberapa pertanyaan yang hanya dikhususkan oleh orang dewasa seperti halnya “bagaimana ayah dan ibu membuat aku dulu” tentu saja hal ini membuat kita menjadi kaget untuk menjawab. Namun ada beberapa orang tua yang merespon dengan hal negatif jika anak tidak perlu mengetahui hal tentang orang dewasa. Dari situlah orang tua telah membatasi anak untuk bertanya. Hal inilah yang akan membuat anak menjadi takut untuk bertanya karena orang tua telah membatasi anak untuk banyak bertanya.

Menghargai Anak

Tidak semua orang dewasa dapat mengerti dengan isi otak pada seorang anak. Ada seorang anak yang dapat berpikir secara dewasa. Ada pula anak yang hanya memikirkan bermain. Tentu saja setiap anak  pastinya memiliki karakter dan pikiran yang berbeda-beda. Saat anak melontarkan banyak pertanyaan kepada orang tua maka hal yang perlu ditanamkan pada benak ayah dan ibu adalah menghargainya. Ketika anak merasa dihargai tentu hal ini akan membuat bangga sang anak. Bila orang tua belum bisa menjawab pertanyaan sang anak maka orang tua bisa mengajak anak untuk mencari solusi bersama.

Tidak Kasar

Hal yang perlu ditanamkan oleh orang tua untuk mengatasi anak cerewet adalah tidak kasar. Tidak semua orang tua menyukai tingkah laku anak yang bertanya hal apapun. Apalagi bila anak bertanya pada waktu yang tidak tepat maka hal ini dapat memicu untuk orang tua berkata kasar kepada anak. Bila anak selalu mendapatkan perilaku kasar dari orang tua. Hal ini akan mempengaruhi psikologi sang anak. Bahkan membuat kepercayaan diri anak menjadi menurun. Selain itu membuat  anak menjadi tidak percaya kepada orang tuanya sendiri. Saat orang tua melakukan kesalahan kecil kepada anak hal ini akan berefek pada psikologi sang anak.

Tidak Bohong

Salah satu solusi yang dapat dilakukan oleh orang tua agar anak berhenti bertanya adalah dengan cara berbohong. Tentu saja hal ini bukanlah hal yang bagus untuk dicontoh. Ketika orang tua menceritakan  sekali tentang suatu kebohongan pastinya akan menjadi sebuah kebiasaan yang sulit untuk dihentikan. Sebuah kebohongan yang diceritakan oleh orang tua  pastinya nanti akan terbongkar bila anak sudah mulai mengerti. Kebiasaan bohong yang dilakukan oleh orang tua sendiri bisa menjadi pemicu anak untuk melakukan hal yang sama. Bahkan anak juga dapat mengikuti jejak orang tua untuk berbohong kepada siapapun. Ingat, orang tua adalah cerminan dari anak itu sendiri. Disaat orang tua melakukan kebohongan sekali pastinya hal tersebut akan membekas pada otak sang anak hingga dewasa nanti.

Ajarkan Berkata yang Baik

Seiring bertambahnya usia anak akan mengetahui banyak kata-kata untuk diucapkannya. Selain itu, anak sendiri belum bisa membedakan antara yang baik dan buruk. Hal ini merupakan pekerjaan orang tua agar membimbing anak untuk berbicara hal yang baik. Ajarkan anak tentang kata-kata yang tidak boleh diucapkan dengan alasan yang dimengerti oleh anak. Tuntunlah anak untuk selalu berbicara yang baik yang mana anak  akan mudah disukai oleh orang banyak. Berbicara hal yang baik tentu akan membawa anak kepada hal yang positif.

Ajak Anak untuk Mengikuti Kursus

anak-dan-kreatifitasPada masa anak aktif bergerak ataupun banyak bertanya. Makah hal yang dapat dilakukan oleh orang tua adalah mengajak anak untuk mengikuti kursus seperti mc, ataupun menyanyi. Pastinya kursus tersebut membutuhkan banyak bicara. Anak sendiri akan merasa senang bila ada wadah untuk menyalurkan bakatnya. Ketika anak masih kecil pastinya akan mudah untuk mengarahkan anak pada berbagai hal. Bakat tersebut bila diasah dengan baik pastinya akan memberikan hal positif pada anak. Bahkan bakat yang terus diasah dapat memberikan sebuah prestasi kepada anak. Namun jangan pernah memaksa anak bila anak tidak merasa nyaman untuk mengikuti sebuah kursus.

Ajarkan Anak Untuk Menghargai Pendapat Orang Lain

hargai-pendapat-orang-lain

Selain orang tua perlu menghargai setiap pertanyaan yang dilontarkan orang anak, disisi lain anak juga perlu diajarkan untuk menghargai pendapat orang lain. Waktu yang tepat untuk mengajarkan anak tentang menghargai pendapat orang lain adalah sedari anak masih kecil. Pada masa itulah anak akan mudah menangkap segala hal dan merekamnya dengan sangat baik.  Tentu saja hal ini akan sulit bagi orang tua. Orang tua dapat mengajarkan dengan suatu hal yang sederhana seperti ketika ingin tidur anak harus berhenti bertanya karena keesokan harinya anak bisa bertanya lagi. Lambat laun seiringnya waktu anak akan mengerti dengan hal itu semua.

Memberi Kasih Sayang

Mungkin saja anak menjadi semakin cerewet karena anak ingin sekali mencari perhatian kepada orang tua. Beberapa anak yang mengalami kurang kasih sayang biasanya anak akan mencari cara agar diperhatikan. Anak sendiri sangat membutuhkan banyak waktu dan kasih sayang oleh orang tuanya. Disaat anak kekurangan kasih sayang tentu saja hal ini akan membuat psikologinya menjadi terganggu. Bahkan dapat membuat perkembangan otak anak menjadi tidak sehat. Anak yang kurang kasih sayang akan sulit diatur oleh orang tuanya. Untuk itulah orang tua perlu menyempatkan waktu untuk bersama. Momen kebersamaan antara orang tua dan anak tentu bukanlah hal yang mudah dilakukan apalagi untuk diulang kembali maka bersyukurlah ketika orang tua selalu bersama pada saat masa perkembangan anak dari kecil hingga dewasa.

Ajarkan Agama

anak-dan-agama

Salah satu hal yang tidak boleh ditinggalkan adalah mengajarkan anak tentang sebuah agama. Tentu saja hal ini akan membuat anak semakin bertanya mengapa anak harus belajar tentang agama. Bahkan membuat anak semakin bingung siapa penciptanya. Oleh karena itu orang tua mengajarkan anak tentang sebuah agama anak bisa menjadi tenang. Ajarkan anak bahwa ketika beribadah dibutuhkan sebuah ketenangan karena sedang berkomunikasi dengan sang Pencipta. Beribadah sendiri dapat membuat anak menjadi damai dan tenang. Di samping itu, mengantarkan anak kepada hal-hal yang positif serta menjauhkan diri dari hal yang tercela. Beribadah sendiri juga termasuk melatih anak dalam mengendalikan diri terhadap emosi yang berlebihan.

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Leave A Reply

Your email address will not be published.