Cara Mengatasi Anak Nakal dengan Benar

0

Setiap orang tua pastinya menginginkan anak yang cerdas, pintar dan menurut kepada orang tua. Seiring dengan berjalannya waktu, seorang anak dapat menolak apa yang diperintahkan oleh orang tua. Hal ini dikarenakan oleh emosional anak yang sedang berkembang. Di sinilah peran orang tua sangat diperlukan agar anak tidak menjadi lebih nakal. Berikut ini cara mengatasi anak nakal dengan benar.

Keseimbangan antara Hukuman dan Penghargaan

Cara mengatasi anak nakal yang pertama adalah dengan menyeimbangkan antara hukuman serta penghargaan. Setiap orang tua perlu memperhatikkan tersebut secara bijaksana. Di saat seorang anak melakukan kesalahan, orang tua perlu memberi teguran ataupun hukuman yang sesuai dengan usianya. Di samping itu, bila anak mau menuruti perintah orang tua ada baiknya bila orang tua memberikan penghargaan. Penghargaan tidak selalu diberikan melalui barang. Penghargaan dapat diberikan berupa ucapan kata-kata yang membuat seorang anak menjadi senang bila disanjung oleh orang tuanya sendiri.

Aturan yang Jelas

Dalam sebuah keluarga pastinya memiliki sebuah aturan. Aturan tersebut harus dipatuhi untuk setiap anggota keluarga baik orang tua maupun anak. Namun sayangnya tidak semua orang tua dapat menerapkan aturan dengan baik karena orang tua tidak menerapkannya dengan baik sehingga anak mengikutinya untuk tidak mematuhi. Oleh karena itu, sebelum orang tua membuat aturan maka ada baiknya orang tua membuat aturan secara jelas.

Anak adalah Pengikut Orang Tua

Setiap anak tidak akan tahu tumbuh seperti apa dan bagaimana. Anak adalah pengikut yang baik terhadap sekitarnya. Bila orang tua berperilaku yang baik di depan anak-anak pastinya anak juga akan berperilaku yang baik juga. Namun bila orang tua melakukan perilaku yang buruk di depan anak-anak pastinya anak akan mencontohkan hal yang buruk. Oleh karena itu orang tua perlu berhati-hati dalam bertingkah di depan anak-anak karena anak-anak peniru yang baik.

Bersikap Tenang

Seorang anak pastinya mempunyai rasa ingin tahu yang tinggi terhadap sekitar. Di saat itulah timbul rasa penasaran untuk mencoba segala hal yang ada di dekatnya sehingga terkadang membuat kaget orang tua. Di sinilah sikap orang tua di uji untuk bersikap tenang. Dalam menghadapi segala tingkah laku anak yang sangat mengejutkan apalagi tidak baik ada baiknya bila orang tua bersikap tenang terhadap anak.

Bahasa yang Halus

Sudah kita ketahui bila anak adalah peniru terhadap segala hal yang didengar ataupun yang dilihat. Di sisi lain, bila seorang anak sering mendengar bahasa yang kasar pastinya hal tersebut akan merusak motoriknya hingga terekam dalam otaknya hingga dewasa. Berbeda bila anak sering mendengar bahasa yang halus ataupun sanjungan dari orang tua pastinya hal ini akan membuat anak menjadi sangat pede ataupun menuruti apa yang diperintahkan oleh orang tua.

Pendidikan Agama

Pendidikan agama  diberikan kepada anak sebaiknya dilakukan sedari dini. Hal ini bertujuan agar anak dapat mengetahui hal yang buruk sedari kecil. Bila anak mendapati dirinya sesat di jalan maka anak akan berinisiatif untuk mengambil jalannya sendiri agar tidak terlalu jauh melakukan kesalahan.

Pemberian Tanggung Jawab

Seorang anak sedari kecil ada baiknya bila diberikan tanggung jawab agar ia mengerti secara dini. Pada saat pemberian tanggung jawab diberikan sesuai dengan kondisi ataupun umur anak itu sendiri sehingga tidak melebihi batas yang ada. Pemberian tanggung jawab dapat berupa merapikan mainan setelah bermain.

Berpikir Terbuka

Setiap anak pastinya pernah melakukan kesalahan ataupun berbuat hal yang tidak wajar. Setiap anak melakukan kesalahan pastinya mempunyai alasan tersendiri. Di sinilah orang tua diuji untuk bersikap bijaksana. Selain itu, orang tua perlu bersikap terbuka dengan menanyakan alasan anak melakukan hal tersebut sehingga orang tua menjadi mengerti dengan isi hati sang anak.

Membimbing Bakat Anak

Setiap anak pada hakikatnya dilahirkan untuk memiliki bakat masing-masing. Di samping itu sebuah bakat ataupun keahlian bila diasah pastinya akan menjadikan seorang  anak  berprestasi. Orang tua pada dasarnya perlu mengetahui bakat sang anak sedari kecil. Bila anak di arahkan dengan benar pada bakatnya maka anak akan mencoba untuk mengontrol dirinya untuk menjadi lebih baik. Contohnya bila sang anak sangat malu untuk berbicara di depan umum, maka orang tua dapat mengarahkan anak untuk mengambil les seni seperti menari ataupun modelling agar kemampuan anak di depan umum menjadi lebih pede lagi.

Kebebasan Berbicara

Di saat anak melakukan keonaran ada baiknya bila orang tua menanyakan terlebih dahulu tanpa perlu membentak ataupun memarahi. Kebebasan berbicara perlu diberikan kepada anak sedari dini agar anak dapat mengetahui perbuatan yang salah ataupun benar dari orang tua. Orang tua sendiri adalah guru bagi anak dimanapun berada.

Jangan Memanggil dengan Sebutan Buruk

Setiap anak pastinya sangat senang bila dipanggil dengan sebutan yang baik. Bila orang tua memanggil dengan sebutan yang buruk bahkan mempermalukannya di depan umum hal ini akan membuat hati anak menjadi sakit. Bahkan anak tersebut akan semakin nakal dan akan terus membangkang karena anak akan berpikir bahwa orang tua tidak peduli sama sekali. Oleh karena itu ada baiknya bila orang tua tidak memanggil dengan sebutan buruk seperti “anak bodoh, anak nakal ataupun yang lainnya”.

Memberikan Pelukan

Memberikan sebuah pelukan kepada anak nyatanya sangat berpengaruh pada psikologis anak. Hal ini dapat membuat hati anak menjadi gembira serta tenang. Di samping itu kepercayaan seorang anak di saat berdekatan dengan orang tua akan semakin tinggi.

Pemberian Kasih Sayang

Salah satu faktor seorang anak menjadi  nakal adalah kurangnya pemberian kasih sayang oleh orang tua. Di samping itu, beberapa orang tua berpikir bahwa pemberian materi terhadap anak lebih penting dibandingkan dengan pemberian kasih sayang ataupun perhatian khusus terutama waktu bersama dengan anak.

Pemberian Pujian

Di saat anak melakukan hal yang baik, orang tua wajib memberikan sebuah pujian untuk mengapresiasi sang anak. Pemberian pujian perlu diberikan agar anak menjadi senang dengan apa yang telah dilakukannya. Di sinilah anak akan mencoba menuruti perintah orang tua bahwa hal yang telah dilakukannya sangat membanggakan.

Akui Kesalahan

Cara Mengatasi anak nakal yang terakhir adalah dengan mengakui kesalahan anak. Di saat anak melakukan kesalahan, ada baiknya bila orang tua menegurnya agar anak mengetahui. Bila orang tua terus menutup-nutupi hal ini akan membawa pengaruh hingga dewasa nanti. Namun orang tua perlu memperhatikkan agar tidak terlalu kasar saat akan memberi tahu.

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Leave A Reply

Your email address will not be published.