Cara Mudah Mendesain Taman Minimalis

2

taman minimalis sederhana simpleSemakin sulitnya untuk mendapatkan rumah yang memiliki lahan cukup luas menyebabkan banyak pengembang rumah mendesain jenis minimalis untuk memaksimalkan fungsi lahan yang terbatas. Efeknya adalah pada tampilan taman yang dibuat.Namun dengan minim nya lahan yang digunakan untuk taman, bukan berarti harus membuat taman tersebut biasa saja. Dengan menggunakan beberapa tips berikut, anda bisa mendapatkan taman yang minimalis dengan penampilan yang luar biasa.

Batasi Jenis Tanaman

Dalam pemilihan tanaman untuk lahan minimalis, akan lebih baik jika memilih tanaman yang setipe. Dalam arti, tanaman tersebut memiliki kesamaan tipe atau model daun, model percabangan kayu atau kesamaan warna bunga. Dengan pemilihan tipe tanaman yang seragam akan menghindari kesan taman yang terlau ramai dan tidak fokus. Pilihlah 2-4 jenis tanaman yang setipe agar tampak serasi.

Pilih Tanaman yang Kuat Disegala Cuaca

Pemilihan jenis tanaman yang kuat di semua kondisi akan mempermudah anda melakukan perawatan di kemudian hari. Pilih tanaman yang minim perawatan tetapi tetap mampu tumbuh subur. Misalnya hanya dengan rutin pemberian pupuk satu bulan sekali dan pembersihan dari gulma atau rumput yang tumbuh di sekitar tanaman.

taman minimalis simple sederhanaBatasi Jumlah Tanaman

Setelah memilih jenis tanaman yang sesuai, dalam proses selanjutnya adalah menentukan jumlah tanaman per jenis. Dalam tahap ini, sangat dianjurkan untuk menyesuaikan luas lahan untuk taman. Usahakan luas area untuk tanaman berkisar antara 30%-70% dari total luas lahan untuk taman. Jika lebih dari 70%, taman akan tampak seperti kebun. Sedangkan jika kurang dari 30%, taman akan tampak kosong.

Atur Komposisi Tanaman dan Ornamen

Dalam mendesain taman minimalis, komposisi antar tanaman harus diperhatikan. Komposisi penanaman tumbuhan diusahakan hanya menghasilkan 1 fokus poin saja. Hal ini dilakukan dengan menyusun tanaman sesuai dengan ukurannya. Letakkan tanaman dengan ukuran besar di sisi belakang, kemudian semakin ke depan, ukuran tanaman semakin mengecil.
Atur ornamen taman seperti jalan setapak, lampu atau pancuran air kecil sebagai pelengkap atau pengisi taman.
Bila hendak menjadikan ornamen sebagai fokus taman, lebih baik pilih dan aturlah tanaman yang sekiranya tidak mengganggu fokus, misal, gunakan jenis tanaman penutup tanah (groundcover) seperti rumput gajah mini atau kucai mini ditambah sedikit tanaman semak kecil seperti lavender atau aralea.

taman ornamen minimalis

Gunakan Ornamen yang Tahan Cuaca

Pemilihan ornamen tentu saja sangat subyektif karena berkait dengan preferensi setiap orang. Tapi usahakan agar ornamen terbuat dari bahan yang tahan cuaca, agar nantinya tidak ada kerepotan penggantian dalam jangka waktu dekat. Bahan ornamen dari semen (beton), batu alam, atau batu bata merupakan pilihan utama. Sebisa mungkin hindari penggunaan ornamen dari bahan kayu atau bambu. Bila masih di inginkan penggunaan kayu atau bambu, pastikan untuk memberikan lapisan tahan cuaca seperti cat atau melamin.

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

2 Comments
  1. katon sumargi says

    Wow artikel ini yang saya cari,,, natural banget kalau di model seperti ini, saya suka, ijin ngebaca mas,,,

    1. admin says

      silahkan mas.. terima kasih sudah ngunjungi situs kami..

Leave A Reply

Your email address will not be published.