Kunyit Anti Kanker

0

Kunyit (Curcuma longa) atau dikenal juga sebagai kunir, merupakan tanaman yang mudah dijumpai di Indonesia. Para petani di negeri ini banyak yang membudidayakannya, apalagi pengobatan herbal kini menjadi trend. Kunyit termasuk dalam keluarga jahe-jahean yang berasal dari daerah tropis Asia Selatan.

Bagian tanaman ini yang banyak digunakan adalah rimpangnya. Para ahli gizi menyatakan bahwa senyawa kimia yang terkandung dalam kunyit adalah kurkumin (sejenis senyawa polifenol) dan minyak atsiri. Sedangkan kurkumin/curcumin mempunyai khasiat anti-oksidan dan anti-inflamasi. Bahkan khasiat anti-oksidannya lebih kuat dari vitamin E, sedangkan khasiat anti-inflamasinya lebih kuat daripada hidrokortison kimia/sintetis.

Zat Kurkumin dalam Kunyit

kunyit anti kanker zat kurkuminBanyak penelitian yang dilakukan untuk membuktikan manfaat yang luar biasa dari kunyit diantaranya American Institute of Cancer Report yang dimuat The New York Times akhir Juli 1999. Laporan tersebut menyatakan bahwa kanker dapat dicegah dengan kunyit karena zat anti-oksidan pada kunyit berfungsi mencegah kerusakan asam deoksiribonukleat (senyawa yang menyusun gen). Seperti diketahui bahwa kerusakan gen adalah salah satu penyebab terjadinya kanker. Sedangkan kurkumin bersama feruloyl dan 4-hydroxy-cinnamoyl adalah senyawa anti-inflamasi yang terdapat pada rimpang kunyit. Dengan demikian kedua kandungan kurkumin tersebut sangat berperan sebagai anti-kanker, yaitu mencegah kerusakan gen sekaligus mencegah peradangan (inflamasi), karena pada penyakit kanker selalu terjadi inflamasi. Sebuah penelitian pada tikus percobaan di laboratorium menunjukkan bahwa kunyit mampu memperlambat penyebaran kanker payudara ke paru-paru dan bagian tubuh lain.

Dan peneliti dari Dept. Ilmu Pengetahuan Alam di Middlesex University telah menunjukkan bahwa kurkumin dan chokeberry dapat bekerja sama untuk menginduksi kematian sel kanker (apoptosis) dan menghentikan penyebaran sel-sel kanker ganas. Laporan mereka (di Onkologi Laporan) adalah untuk tumor otak.

Selain itu, “University of Missouri” telah menunjukkan kurkumin dapat melawan efek berbahaya dari HRT dan berhubungan dengan penyebab kanker payudara. “Hasil penelitian menunjukkan bahwa perempuan berpotensi mengambil kurkumin untuk melindungi diri dari pertumbuhan tumor progestin dipercepat, “kata pemimpin peneliti.Progestin sintetik meningkatkan VEGF protein yang membantu pasokan darah ke tumor bentuk berkembang. Curcumin menghambat VEGF dan dengan demikian mengurangi potensi kanker payudara untuk tumbuh.

Protein Ribosome dalam Kunyit Putih

kunyit putih anti kanker Selain itu jenis dari kunyit yaitu Curcuma mangga (kunyit putih) mengandung “protein toksis”. Sejenis Ribosome-Inactivating Protein (RIP). Protein inilah yang mampu menonaktifkan Ribosom, sehingga sintesa protein di dalam sel terganggu. Protein tersebut lebih mudah melakukan penetrasi ke dalam sel kanker daripada sel sehat. Akibatnya sel kanker tidak dapat berkembang biak. Karena sel kanker memiliki batas umur, maka lama kelamaan akan habis dengan sendirinya. Inilah keunggulan dari kunyit putih yang saat ini dikembangkan.

Kunyit Cegah Diabetes

kunyit anti diabetesSelain itu, sebuah penelitian pada tahun 2008 menyimpulkan bahwa kunyit juga mampu mengurangi resistensi insulin dan mencegah diabetes tipe 2 pada tikus percobaan di laboratorium. Selain bermanfaat untuk kesehatan, kunyit juga berguna untuk perawatan kulit dan kecantikan. Beberapa formulasi tabir surya (sunscreen) mengandung kunyit. Senyawa THCs (tetrahydrocurcuminoids) pada kunyit bermanfaat sebagai antioksidan dan mencerahkan kulit.

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Leave A Reply

Your email address will not be published.