Ini Dia Penyebab Selalu Latihan Kardio Tapi Tetap Gemuk

0

Latihan kardio merupakan salah satu jenis latihan yang paling populer juga tidak sulit untuk dilakukan. Contohnya seperti lari, jogging, renang, bersepeda, serta treadmil. Tak sedikit orang yang bergantung pada latihan kardio untuk menurunkan berat badannya. Namun, ada juga beberapa di antaranya yang kecewa, bukannya berat bedan turun, yang ada malah bertambah.

Hal itu disebebkan karena adanya kesalahpahaman dalam mempraktikkan latihan kardio itu sendiri. Berikut ini kesalahpahaman kardio yang bisa membuat berat badanmu malah melonjak naik:

Fokuslah Pada Kardio, Bukan Latihan Kekuatan

Melakukan latihan kardio bisa jadi hal yang amat membosankan, akan tetapi dapat menyebabkan lebih sedikit kalori yang terbakar. Latihan kekuatan sendiri berguna untuk membangun massa otot, yang artinya dapat meningkatkan metabolisme serta kemampuan tubuh untuk membakar lemak.

latihan bebanLatihan Angkat Beban Setelah Kardio

Apabila kamu  berlatih di treadmill untuk sesi latihan kardio yang cukup intens, lalu melakukan latihan beban, risikonya adalah latihan beban yang dilakukan tidak akan maksimal, karena energimu sudah habis untuk berlatih kardio. Alangkah lebih baik lakukan dua jenis latihan tersebut pada dua hari terpisah supaya lebih efektif.

Harus Membakar 500 Kalori Saat Berlatih Kardio

Jika kamu berlatih keras di atas treadmill untuk mendapat skor ajaib di papan konsol, hal tersebut hanya akan membuang-buang waktu dan energi, terutama jika mesin treadmill hanya dapat memperkirakan tingkat metabolismemu. Abaikanlah angka di papan konsol, lebih baik kamu fokus pada intensitas. Jika kamu berlatih kardio dengan intensitas yang tinggi, walau hanya dalam waktu yang singkat, kamu bisa membakar lebih banyak kalori, bahkan setelah latihan berakhir.

fokus zona pembakaranKonsisten di Zona Pembakaran Lemak

Pada kenyataannya, tubuh tidak menggunakan lemak sebagai bahan bakar selama latihan dengan intensitas rendah. Semakin tinggi intensitas latihanmu, semakin banyak pula kalori yang akan terbakar. Tetapi, sebelum kamu meningkatkan intensitas latihan kardio, ingatlah risiko akan cedera yang mungkin bisa terjadi jika kamu melakukan latihan di luar kemampuanmu sendiri.  Karena itu, lakukanlah latihan dengan intensitas rendah dan tinggi secara bergantian. Metode ini dapat memberikan waktu kepada tubuh untuk pulih dan membangun konsistensi.

Jangan Latihan Kardio dengan Perut Kosong

Ketika kamu berlatih dengan perut kosong, tubuhmu akan mengambil karbo dan lemak di dalam aliran darah dan otot, bukan lemak di sel-sel lemak. Otot besar yang memberi kamu kekuatan selama latihan kardio sangat bergantung pada kombinasi karbohidrat dan lemak untuk digunakan sebagai energi.
Hal ini dapat menjadi senjata makan tuan, risiko hiperglikemi dan tingkat hidrasi rendah akan meningkat dan keduanya dapat mengurangi atau menghentikan intensitas latihan kamu.

lomba lariBerlatih Seperti sedang Lomba Lari

Ada banyak keuntungan yang bisa didapat dengan lari, yaitu bisa meningkatkan level kardiovaskular dan. stamina. Latihan ala lomba lari dapat membuat tubuh kamu lebih efisien dalam menyimpan energi, yang artinya lebih sedikit membakar lemak dan kalori, sehingga kamu bisa berlari jauh.

Untuk mencapai tujuan penurunan berat badan sendiri, tambahkanlah latihan kekuatan atau beban bersama dengan rutinitas lari kamu. Latihan beban sendiri dapat melatih otot, sehingga tubuh lebih efektif dalam membakar lemak dan kalori.

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Leave A Reply

Your email address will not be published.