Tempat Kuliner Anti-Mainstream Bertajuk Ndeso sekaligus Back to Nature di Jogja

2

Musim liburan pasca ujian sudah datang. Banyak pilihan kota untuk berlibur. Dengan berbagai pertimbangan, Yogyakarta tentu menjadi salah satu yang favorit. Tempat-tempat yang beragam, mulai dari wisata mainstream seperti ke keraton dan malioboro atau pantai-pantai di Gunungkidul hingga wisata kuliner, menjadi daya tarik tersendiri. Jika anda berencana mengunjungi Yogyakarta namun ingin mencoba hal baru karena sudah sering ke kota pelajar ini tapi hanya ke situ-situ saja serta ingin mencoba kuliner yang underrated dan tempat yang dekat dengan alam, maka beberapa rekomendasi ini mungkin cocok untuk anda.

1. Kawasan Wisata Watu Lumbung

tempat-wisata-watu-lumbung
(courtesy: www.enaknyakemana.com)

Terletak di sebelah utara pantai Parangtritis, kawasan wisata yang pertama ini cocok untuk anda yang ingin lebih dekat dengan alam. Watu Lumbung buka mulai pukul delapan pagi hingga pukul sebelas malam. Namun, saya menyarankan waktu yang tepat untuk datang ke tempat kuliner anti-mainstream ini adalah pada sore hari saat matahari akan tenggelam. Dengan pemandangan yang langsung mengarah ke pantai Parangtritis, tempat ini sangat menarik untuk dikunjungi. Percakapan-percakapan yang diselingi angin yang berhembus akan semakin sempurna dengan sajian khas kampung yang dibanderol dengan harga yang terjangkau, termasuk anda yang suka minum kopi namun bosan dengan ambience coffeeshop pada umumnya. Tempat ini menyediakan beragam pilihan kopi Indonesia. Selain kopi, beragam minuman seperti jahe hangat dan beras kencur dapat semakin menghangatkan sore anda. Untuk makanan, anda bisa mencicipi cemilan dari ubi goreng hingga makanan berat seperti nasi goreng. Akan tetapi, karena tempat ini outdoor dan hanya menyediakan atap dari rumbai-rumbai, sebaiknya anda memilih datang ketika cuaca cerah.

2. Kampung Jawa

wisata-kuliner-kampung-jawa
Courtesy: www.javafoodie.co

Terletak tidak terlalu jauh dari kota, Kampung Jawa juga menyediakan makanan rumahan khas ndeso. Ketika datang ke tempat ini, anda akan disambut dengan rumah berbentuk joglo. Di dalamnya tersedia berbagai makanan yang dapat diambil secara prasmanan. Selain makanan yang sudah tersedia, ada beberapa pula yang ditulis di menu dan baru akan disiapkan setelah dipesan. Selain di bagian depan yang berupa bangunan indoor, tempat ini juga menyediakan tempat bersantai outdoor di halaman belakang. Dengan udara yang sejuk karena berada di area persawahan, tempat ini cocok untuk anda yang ingin menepi sejenak dari bisingnya kota. Ada pula beberapa gazebo untuk bercengkerama bersama keluaraga atau teman-teman.

3. Kampung Flory

rumah-makan-kampung-floryDari namanya, sudah terlihat bahwa tempat kuliner anti-mainstream satu ini dekat dengan alam. Wisata kuliner yang terletak di Desa Tridadi, Sleman ini memiliki sisi edukasi dari bidang pertanian, perikanan, dan perkebunan. Begitu masuk, anda dapat merasakan suasana khas ndeso di tempat ini. Nama-nama saung yang dipilih adalah tempat-tempat seperti Omahe Pak Tani, dll. Salah satu hal yang juga dapat dinikmati di tempat ini adalah kolam terapi ikan. Ada beberapa kolam yang cukup luas yang bisa digunakan untuk terapi tanpa dipungut biaya tambahan. Wisata edukasi dan kuliner ini lengkap karena ada area outbond dan juga penginapan. Satu hal yang menguntungkan lainnya adalah di Kampung Flory ini tidak dipungut biaya masuk, jadi pengunjung hanya perlu membayar biaya parkir dan makan saja.

4. Pelem Golek

wisata-kuliner (Pelem Golek)
courtsey: tempatasik.com

Pondok makan bernuansa alami ini terletak di daerah Palagan. Nuansa back to nature dapat dirasakan karena furniture yang digunakan terbuat dari kayu yang diukir. Selain itu terdapat banyak pohon begitu masuk ke tempat kuliner anti-mainstream yang satu ini. Dengan didukung gemericik air yang mengalir di sebuah kali, suasana alami semakin terasa. Jika anda berencana pergi ke tempat ini bersama teman-teman yang cukup banyak, maka Pelem Golek adalah tempat yang pas. Akan tetapi, jika anda hanya berdua atau bahkan sendiri, tersedia pula gazebo untuk kapasitas yang lebih sedikit. Berbagai kuliner masakan ikan dan olahan bahan lainnya tersedia di tempat ini.

Gimana, penasarankan dengan ke-emapat tempat tersebut. Jika masih ada tempat menarik yang bertajuk Ndeso yang terlewatkan oleh kami, bisa sharing ke kolom komentar dibawah ini ya.

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

2 Comments
  1. Yunintan Cholifah says

    Wohoo, great! Best luck, sis! ????

  2. Arum says

    Thank you Yuntan 🙂

Leave A Reply

Your email address will not be published.